“Ikan Flower Horn goreng berharga RM2,845, Saya Langsung Tak Menyesal Makan Ikan Ni!!”

IPOH, PERAK -viral di media sosial seorang lelaki mendakwa dia telah mengambil ikan Flower Horn yang dibela rakannya dalam akuarium untuk digoreng dan dimakan, mencetuskan pelbagai reaksi netizen.

Bagaimanapun, tidak sampai tiga jam perkongsian itu dikongsikan di laman Facebook group Masak Apa Hari Ni (MAHN), lelaki itu telah memadamkan post tersebut tanpa diketahui sebabnya.

Setelah diselidik, rupa-rupanya lelaki itu hanya mereka cerita dan gambar-gambar yang dimuat naik itu sebenarnya bukan miliknya.

Hasil pencarian di media sosial, gambar-gambar itu sebenarnya milik seorang pemilik kedai Zaf Design (kedai pelekat kereta), Muhammad Firdaus Othman, berusia 28 tahun.

“Okaylah rasa dia, macam rasa ikan Talapia. Sebenarnya bonjol di kepala ikan flower honr itu terkandung lemak ikan dengan daging sikit. Macam agar-agar lembik tetapi kenyal,” katanya.

Perkongsian Firdaus itu kemudian viral dan telah dikongsi 9,029 kali di Facebook, mencetuskan pelbagai reaksi netizen.

14 Julai, Firdaus mengemaskini post tersebut dan berkongsikan apa yang netizen perlu tahu mengenai ikan flower horn yang dimasaknya itu.

“Yes, it’s tasty, sweet and juicy. Served hot righ away from pan. Super delicious fried fish.

“What do you mean cannot be eat? Fish is kind of food. That vivid and beautiful look doesnt mean you can’t touch it.

“Yes, it’s expensive. That hump on her head is nothing but fat. We remove them. Why I eat this fish? What? Why not?” katanya.

 

 

 

 

Jelas Firdaus lagi, dia tidak tahu kenapa ramai yang bertanya soalan ‘boleh makan ke ikan tu?’. Dia hanya mampu menjawab, “Kenapa tidak?”.

Difahamkan, Firdaus membeli ikan flower horn itu dengan harga RM2,845, bukan untuk dibela dalam akuarium, tetapi untuk dimakan. Dia tidak mempunyai masa untuk membela ikan berikutan sibuk dengan perniagaan di Zaf Design.

“Saya beli untuk makan. Saya tak ada akuarium pun. Sebenarnya saya ini berniaga, buka studio wrapping kereta. Jadi, saya tiada masa nak pelihara ikan.

“Ikan itu sedap. Saya tak menyesal makan ikan flower horn goreng yang berharga RM2,845,” katanya.

Firdaus tidak menafikan post mengenai ikan flower horn itu sangat cepat viral di Facebook, sehingga ke Thailand, Indonesia dan Singapura. Tidak kurang juga, ramai penggemar ikan jenis itu yang ‘terasa hati’ dengan tindakannya itu.

“Ramai yang butthurt tengok ikan kesayangan kena makan. Sampai ada yang menghubungi saya di Facebook, marah-marah saya,” katanya.

Artikel seterusnya;

“Ikan Termahal di Muka Bumi” Ini Terjual dengan “Harga Tidak Masuk Akal” Dan Setara dengan Satu Unit “Porsche”!

Tahukah Anda ikan apa yang termahal di dunia?Mungkin menurut Anda ikan yang berkhasiat sebagai obat, tapi Anda salah. Ikan yang paling mahal di dunia adalah ikan perhiasan, dan satu ekor ikan perhiasan jenis ini setara harga dengan satu unit kereta Porsche.

Ikan seharga jutaan dollar ini adalah ikan arowana merah. Mengapa semahal ini, sampai jutaan dolar harganya ?

 

Secara ilmiah Arowana digolongkan dalam famili ikan “karuhun”, yaitu Osteoglasidae atau famili ikan “bony-tongue” (lidah bertulang), karena sebagian dasar mulutnya berupa tulang yang berfungsi sebagai gigi.

Di wilayah Asia Tenggara, Hong Kong, Macao dan Taiwan, Arwana dianggap sebagai “ikan dewa”, ikan yang boleh mendatangkan keberuntungan dan sebagai “feng shui” yang dipercaya oleh sebagian besar warga keturunan Tionghoa di dunia.

 

Terutama Arowana merah yang kini terancam pupus. Inilah sebabnya mengapa ikan perhiasan ini boleh mencapai berharga jutaan dollar !

Sebelumnya dalam International Fish Show beberapa waktu lalu, seekor arowana merah yang panjangnya lebih dari 50 sentimeter dan beratnya sekitar 3 – 4 kilogram terjual dengan harga lebih dari lima juta dollar Taiwan atau lebih dari enam ratus ribu ringgit Malaysia (RM600k).

 

Karena Arwana merah itu dipercaya sebagai sejenis ikan keberuntungan bagi pemeliharanya. Dan karena tidak boleh dikembangbiakkan secara buatan, juga sudah hampir pupus, sehingga menjadikan arowana merah sebagai jenis ikan perhiasan yang bernilai fantastis.

 

 

Karena harga arwana merah bisa mencapai jutaan dollar, sehingga jika memelihara seekor arwana merah itu juga merupakan simbol status dan wibawa.

Boleh percaya atau tidak, ikan Arwana dipercaya sebagian orang dapat membawa hoki dan dapat melindungi pemiliknya dari roh jahat dan nasib buruk.

Super Red satu-satunya jenis Arowana yang permintaan-nya tinggi sementara penghasilan-nya kurang. Tak hairan ikan yang melambangkan kemakmuran ini termasuk raja ikan air tawar yang termahal di dunia.

 

Selain itu, perbezaan harga pada arowana merah relatifnya sangat besar, meski sama-sama arowana merah, namun, ada sedikit saja perbezaan warna, maka harganya juga sangat jauh berbeza, dan arwana merah adalah yang termahal dari semua arowana.

 

Ringkasan ringkas arwana merah

Arwana merah adalah sejenis ikan perhiasan air tawar, yang tergolong spesies termahal diantara ikan perhiasan air tawar lainnya. Diantara berbagai jenis arwana di dunia, jenis Arwana Asia Tenggara terbagi dalam empat spesies berbeza, yaitu Arwana Hijau, Arwana Emas, Arwana Perak dan Arwana Merah.

Salah satu spesies yakni Arwana Merah ini masih dikelompokkan dalam empat varietas, yaitu Merah Darah (Blood Red), Merah Cabai (Chili Red), Merah Orange (Orange Red), dan Merah Emas (Golden Red).

 

Keempat-empat jenis Arwana Merah ini secara umum mendapat julukan Super Red atau Merah Grade Pertama (First Grade Red), meskipun dalam perkembangannya super red lebih merujuk pada Merah Cili dan Merah Darah. Sedangkan Merah Orange (Orange Red), dan Merah Emas (Golden Red) lebih sering di anggap sebagai super red dengan grade yang lebih rendah.

Arwana Merah ini berasal dan berkembang biak di Sungai Kapuas dan Danau Sentarum di Kalimantan Barat. Kedua daerah itu memang dikenal sebagai habitat dari Super Red (Chili dan Blood Red). Karena perairan di sana merupakan wilayah hutan gambut yang dapat menciptakan lingkungan primitif bagi ikan purba tersebut.

 

Selain itu keadaan lingkungan air gambut (black water) dan banyaknya cadangan pangan yang memadai, tampaknya juga memberi pengaruh baik pada evolusi warna ikan yang bersangkutan.

Pengaruh geografi itu juga menyebabkan terciptanya variasi yang berbeza terhadap morfologi ikan ini, seperti badan yang lebih lebar, kepala berbentuk sudu, warna merah yang lebih intensif, dan warna dasar yang lebih pekat.

Namun, karena ancaman kepunahan, Perjanjian Perlindungan Margasatwa di Washington pada tahun 1980 menggolongkan arwana sebagai haiwan perlindungan kelas A dan bernilai tinggi.

 

 

Perbezaan ikan arwana jantan dan betina agak sukar untuk diketahui. Hal tеrѕеbut disebabkan ikan іnі tіdаk mempunyai ciri jantina sekunder khusus, baik jantan maupun betinanya.

Penentuan jenis jantina ikan arwana secara morfologi dараt dilakukan dеngаn memperhatikan bentuk kepala, tubuh, dan sirip punggungnya.

 

Kepala ikan arwana jantan lebih condong berbentuk membulat, ukurannya besar dan kekar, berinsang lebar, serta memiliki rahang уаng dalam dan luas.

Sedangkan untuk ciri ikan betina arwana mempunyai bentuk kepala уаng meruncing, berukuran kecil, dan wujudnya pipih. Berinsang kecil.

 

Ditinjau dаrі segi badannya, ikan arwana memiliki tubuh уаng memanjang dеngаn sirip punggung уаng panjang dan runcing dі ujungnya.

Sеmеntаrа itu, tubuh arwana betina berbentuk membulat уаng dilengkapi sirip punggung уаng cukup lebar. Warna badan ikan arwana jantan јugа lebih cerah dibandingkan dеngаn si betina.

 

Kredit: erabaru

Sumber: life.bldaily.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*